Deskripsi Diri

Nama : Muhamad Tafaurriza

NIM   : 09026024

Sastra Inggris

 

Deskripsi Diri Saya

 

Hidup adalaha sebuah tantangan baigi semua manusia diamana mereka harus berjuang untuk dapat mempertahankan hidupnya dan juga mengembangkan semua potensi yang mereka miliki. Dalam hal ini, manusia yang memiliki potensi diri dan mampu memaksimalkannya tentu dapat mengolah hal dalam dirinya dan dapat menuai hasil yang memuaskan. Contoh yang dapat diberikan seperti seorang mahasiswa yang memiliki pola pikir dalam hal bisnis, akan selalu dapat mengolah dan mengatur uang yang dimiliknya untuk dapat dimanfaatkan dalam banyak hal sekaligus memperoleh keuntungan dari cara kerjanya tersebut. Uang yang mungkin hanya seribu rupiah dapat menjadi ratusan ribu bukan karena cara bisnis seseorang yang sangat cerdas dalam melihat potensi-potensi pasar dan melihat jalur masuk bisnisnya. Oleh karena itu, jiwa yang sangat saya inginkan adalah dalam hal bisnis.

Dalam segi kekuatan jiwa bisnis yang saya miliki mungkin belum terlalu kuat karena belum adanya pendamping atau pembimbing dalam usaha saya untuk mencoba bisnis kecil-kecilan. Ada beberapa kelemahan saya dalam hal bisnis. Yang pertama adalah saya kurang begitu cekatan menangkap peluang yang ada dan kurangnya partner yang dapat membantu dalam pengolahan sebuah usaha. Modal yang cukup juga merupakan hal yang saya butuhkan dalam memulai bisnis. Dalam kekuatan bisnis saya memang dari kecil sudah terbiasa jual menjual barang yang sekiranya sudah tidak terlalu saya butuhkan dan akhirnya dapat menghasilkan uang yang cukup banyak untuk ukuran anak SD. Ancaman yang mungkin saya terima dalam hal bisnis adalah persaingan bisnis pada masa sekarang ini yang sangat besar. Dilihat dari banyaknya pengusaha muda yang saling bersaing untuk mencari keuntungan dan berburu tempat tertinggi untuk menarik minat customer.

Pengalaman bisnis kecil yang pernah saya lakukan adalah pada saat saya masih SD yang seharusnya pada masa itu anak-anak lebih sering minta uang pada orang tuannya. Namun juga tidak saya pungkiri bahwa saya juga meminta uang pada orang tua saya untuk jajan dan membeli berbagai mainan. Sampai suatu saat saya terpikir bahwa semua mainan saya terasa membosankan dan saya ingin memiliki yang baru. Tapi jelas, meminta uang pada orang tua pasti akan dimarahi dan malah dinasehati panjang dan lebih membosankan. Karena itu, saya iseng-iseng menawarkan mainan saya itu kepada teman-teman saya. Pada awalnya tidak ada yang tertarik karena mainan mereka lebih bagus dan modern. Lalu saya mencoba memodifikasinya dengan cara menggabungkan berbagai mainan saya menjadi sebuah mainan yang baru. Tidak saya sangka bahwa teman-teman saya menyukainya dan berniat membelinya meskipun saya juga belum begitu mengerti masalah jual beli. Pada awalnya hanya saya jual dengan harga Rp. 2000. Uang sejumlah itu pada masa saya SD tergolong uang yang banyak. Tentu saja uang tersebut saya gunakan untuk jajan. Pada akhirnya teman-teman saya selalu membeli berbagai mainan yang sudah saya modifikasi. Padahal, jika sekarang dipikir hal itu sangatlah aneh karena mainan yang saya modifikasi berasal dari mainan kuno yang saya miliki. Sejak saat itu saya menjadi gemar mengotak-atik mainan dan menjualnya. Selain itu, saya memiliki hobi menggambar. Dan dari hobi saya itu, saya sering menjual gambar kepada teman-teman saya meskipun harganya adalah harga wajar anak SD. Ini adalah sebagian contoh pengalaman bisnis masa kecil saya, terima kasih. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s